Sunday, September 03, 2006


this lambretta in imagion my dream.KEBUNTUAN


Terus terang lama kutak menulis, entah dari mana pangkal kata-kata harus kumunculkan, dentuman gemuruh rasa di dada dan di kepala ini tak lagi seperti dahulu, sekarang serasa tumpul, sensitifitasku menulis serasa bukan lagi bagian dari jiwa ini, aku cuma bisa diam tanpa berbekal kata yang dapat kudiskusikan dengan jiwaku sendiri. Apa benar saat ini aku tidak lagi memahami jiwaku sendiri? apa benar tlah kubenamkan jiwaku pada Lumpur gelap pengap di comberan dasar kalbu ini, tanpa sudi kumenatap dan acuhkannya?
Padahal jiwaku tlah begitu lama menanti pelukan hangat dan cumbu rayuku sendiri, mungkin begitu letih jiwaku menanti dengan kesetiaannya yang melekat di jantungku ini mengharap kesadaranku bahwa aku tlah lama mengabaikannya, bahwa kutlah lama tak berjalan bersamanya, dan ku hanya berjalan cuma dengan kepala, hingga jiwaku melemah terdiam dengan senyuman kecutya, menelan ludah menahan air mata, hingga tak terdengar lagi rintihnya.
Apa benar saat ini aku tlah memasung jiwaku sendiri? Apa benar saat ini diriku telah berbuat aniyaya dengan jiwaku sendiri? Apa benar diriku kini bukanlah sobat yang asik untuk berdiskusi di serambi hati sambil mereguk secangkir doa bersama jiwaku sendiri? Apa benar diriku kini tlah menghianati jiwaku sendi? Apakah benar-benar diriku tlah menjadi musuh yang mengerikan bagi jiwaku sendiri?

Ingin rasanya kuberteriak memanggilmu duhai sang jiwa yang letih, dan mengutarakan sejuta rindu di rongga dada ini, lalu kupeluk engkau bukan dengan pelukan hampa, tapi dengan pelukan yang berbunga-bunga dan mencampakkan busana kesombongan diriku sendiri, karna hanya engkaulah sobat yang paling setia, yang telah menemaniku sejak masih dirahim bunda, kaulah yang telah di hembuskan oleh NYA kedalam relung kalbu (jantung) ku, kaulah yang menjaga kesadaranku, dan hanya engkaulah yang menjadi mediaku untuk menembus langit ke-tujuh.




Iwank and the soul 03:24
Btm 02-01-08

No comments: